MCafee Antivirus

Program antivirus McAfee sempat mengganggap aplikasi Microsoft Excel sebagai virus. Aplikasi Office itu pun dibasminya.

Hal itu terjadi gara-gara eror pada update definisi virus McAfee. Untungnya kejadian itu segera ditanggulangi oleh perusahaan antivirus terkemuka tersebut.

Pada Sabtu (11/03/2006) WIB, McAfee menerbitkan update harian mereka. Menurut Joe Telfici, direktur operasional Avert Labs McAfee, definisi virus terbaru tersebut membuat program McAfee salah mengidentifikasi beberapa aplikasi normal sebagai virus W95/CTX.

“Sekitar pukul 1 siang (sekitar pukul 4 WIB-red) kami mulai menerima laporan banyaknya infeksi W95/CTX di komputer. File yang teridentifikasi sebagai W95/CTX bisa jadi dihapus atau dikarantina, tergantung pengguna,” ujar Telfici kepada Cnet yang dikutip detikINET Minggu (12/03/2006).

McAfee mendeteksi Excel.exe dan Graph.exe (bagian dari Microsoft Office), serta AdobeUpdateManager.exe sebagai virus. Jika dikarantina, file-file tersebut akan dipindahkan dan diubah namanya. Dikarantina atau dihapus, efeknya sama: aplikasi terkait dijamin tak bisa berfungsi.

Kurang lebih satu setengah jam setelah insiden itu diketahui, McAfee pun menerbitkan update untuk memperbaikinya. Menurut Telfici ada sekitar 100 pengguna yang melaporkan masalah tersebut ke McAfee.

Kesalahan itu akan terjadi saat pengguna antivirus McAfee menjalankan pemindaian antivirus manual atau terjadwal pada komputernya. Kesalahan itu tak mempengaruhi produk antivirus McAfee untuk jaringan.

Kesalahan yang dikenal dengan istilah false positive ini diakui Telfici cukup memalukan karena melibatkan program ternama Microsoft Excel. “Biasanya, yang salah terdeteksi adalah program buatan sendiri atau aplikasi yang masih baru,” ujarnya. (wsh)

Kodak EasyShare Z1015IS 10MP Digital Camera with 15x Optical Image Stabilized Zoom

Kaspersky Anvir

Tidak tahu lobang ini disengaja atau tidak. Tetapi lumayan mantap kaspersky 6.0 bukan yang beta, dan jangan kuatir saya punya key untuk kasperky versi 6.0 sudah saya upload.

Cerita sedikit tentang kasperky : waktu itu saya download sebuah file text. Saat itu saya memakai antivirus Norton Corporate 10.0. Saat memakai kaspersky yang terjadi adalah file yang saya download dideteksi sebuah trojan. Padahal dengan Norton Corporate 10 tak terjadi apa-apa? Kemudian saya buka file, tidak lupa juga saya buka extensions yang secara default ditutupi oleh windows.

Ternyata memang hanya file text saja, berisinya langkah-langkah membuat virus. Tapi itu hanya kode dan belum dijalankan, masih berupa file text. Menurut saya kasperky hebat dan satu lagi yang tak terdeteksi oleh norton yaitu aplikasi craagle sebuah aplikasi yang dibuat untuk mencari crack atau serial sebuah software.

bisa di download di sini
http://rapidshare.de/files/35166221/kav6.0.0.303en.zip

Norman Antivirus

Norman Antivirus sudah terbukti jagoan dengan support jempolan.
Seperti pakar properti mengutamakan lokasi, pakar securiti mengutamakan kemampuan deteksi virus dalam memilih antivirus. Norman AntiVirus memberikan keduanya bagi anda. Dengan perwakilan di 32 kota di seluruh Indonesia, siap memberikan layanan bagi anda, termasuk kunjungan onsite (khusus pelanggan korporat) jika diperlukan.

Ancaman malware terkini, baik virus, spyware maupun ancaman virus lokal terhadap komputer di Indonesia akhir-akhir ini telah berhasil menembus perlindungan antivirus di jaringan komputer di Indonesia meskipun sudah dilindungi produk antivirus terkenal. Ini membuktikan bahwa merek antivirus terkenal saja tidak cukup untuk melindungi komputer dari infeksi virus. Dukungan support lokal menjadikan Norman AntiVirus sebagai antivirus yang tangguh dan sangat cocok mendeteksi varian virus baru yang bermunculan setiap hari. Hal ini menunjukan bahwa support lokal adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam menentukan keputusan membeli perlindungan antivirus.

Membeli antivirus terkenal tanpa support lokal yang memadai ibarat membeli mobil mahal tanpa dukungan jaringan bengkel purnajual yang memadai

Anda tidak perlu merasa sendirian menghadapi ancaman malware karena setiap pembelian Norman AntiVirus sudah termasuk(Fasilitas ini hanya untuk pelanggan korporat):
- Instalasi antivirus ke jaringan komputer anda
- Pembasmian virus di setiap komputer
- Kunjungan rutin (bulanan) dan non rutin untuk semua masalah virus di jaringan komputer anda.

Layanan support (untuk pelanggan korporat) tidak hanya tersedia di Jakarta, tetapi di 27 kota di seluruh Indonesia. Mulai dari Jawa & Bali (Jakarta, Bogor, Depok, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Kediri, Malang, Pandaan, Mojokerto dan Denpasar), Sumatera (Medan, Pekanbaru, Palembang & Lampung), Kalimantan (Balikpapan, Samarinda, Palangkaraya, Pontianak dan Banjarmasin) dan Sulawesi (Makasar dan Manado).

Norman AntiVirus merupakan produsen antivirus dunia member VIA (Virus Information Alliance) yang mendapatkan Virus Bulletin Award terbanyak (34 Virus Bulletin Award sampai dengan bulan April 2006). Lebih banyak dari Symantec. Kaspersky (33 Award), McAfee (26 Award) dan TrenMicro (14 Award). Virus Bulletin Award

http://www.virusbtn.com adalah lembaga nirlaba Internasional yang secara teratur sejak 1998 mengadakan pengujian atas kemampuan antivirus mendeteksi dan membasmi seluruh virus in The Wild (yang sedang mengganas).

Teknologi Sandbox yang hanya dimiliki Norman AntiVirus memberikan kemampuan mendeteksi varian virus baru berdasarkan aksi jahatnya tanpa tergantung pada update definisi antivirus. Microsoft memanfaatkan teknologi Sandbox dari Norman untuk memindai softwarenya sebelum dijual kepasar.

Dengan dukungan jaringan Norman AntiVirus yang memfokuskan dirinya dalam menghadapi ancaman virus lokal. Norman AntiVirus menjadi produk yang tangguh baik menghadapi virus lokal maupun virus mancanegara. Saat ini Norman AntiVirus sudah memproteksi lebih dari 20.000 PC perusahaan Indonesia dan digunakan oleh perusahaan besar baik dari perusahaan Swasta Nasional, BUMN, Swasta Asing, NGO, sekolah dan warnet.

AVG Antivirus Free

Waktu scan keseluruhan : 1 jam 44 menit; Total file yang terkena scan : 148.629

Terus terang antivirus ini sudah saya pakai sejak tahun 2000 sampai sekarang. Tetapi untuk pengetesan ini saya mengesampingkan antivirus kegemaran saya ini dan melakukan pengetesan sama dengan lainnya. Hasilnya memang waktu yang digunakan lebih lama daripada 2 pesaingnya diatas serta total file yang terkena scan juga lebih sedikit. Hal ini kemungkinan dikarenakan sistem perhitungan file yang kemungkinan berbeda antar antivirus. Saya menggunakan versi 7.5 yang menurut saya mengalami perubahan mendasar pada sistem navigasi menu yang lebih mudah. Kemudahan lain adalah sistem update database yang bisa melalui 2 cara yaitu online dan folder. Jadi misalnya kita memiliki lebih dari 1 komputer, maka yang perlu update secara online hanya 1 dan lainnya tinggal update melalui folder saja dengan meng-copy file update ke masing-masing komputer. Memiliki fasilitas proteksi email yang keluar dan masuk, bahkan jika anda menggunakan Outlook atau Courier Email Client, maka akan ada informasi dibawah email anda bahwa email anda bebas virus.

OK, sekarang kelemahannya. Dari versi 7.5 versi gratisan ini memang tidak mendukung deteksi spyware, malware dan rootkit karena deteksi tersebut disediakan dalam program terpisah, tetapi yang gratis hanya spyware dan malware dengan banyak batasannya. Juga tidak bisa di-install di komputer server. Kelemahan lain yang masih ada sejak versi pertama mereka sampai sekarang adalah proses scan yang memerlukan resource komputer lumayan besar sehingga saat scan kita akan mengalami komputer kita seakan masih 486 saja karena lambatnya

Selain 3 antivirus diatas ada lagi seperti Avast Home Edition. Tetapi saya tidak memiliki waktu cukup untuk mencoba antivirus ini karena tidak sempat lagi. Oleh karena itu saya hanya memberikan ulasan menurut deskripsi dari website mereka dan beberapa teman yang telah memakai antivirus ini. Secara umum kemampuan Avast tidak mengecewakan hanya karena menggunakan tampilan seperti model winamp dan skinable maka bayangan saya adalah akan menghabiskan resource komputer saat antivirus ini digunakan dan hal ini juga diakui oleh beberapa teman saya yang memakainya. Kemampuan deteksi antivirus ini bisa mendeteksi malware, seperti adware, spyware dan dialer melalui Web Shield. Kelemahannya, update database harus online dan tidak bisa untuk komputer server.

Dari hasil pengetesan diatas, sengaja saya tidak memberikan rating karena pemilihan antivirus tergantung dari kebutuhannya dan support atas hardware dan OS-nya. Seperti saya saat ini misalnya, telah memilih AVG Antivirus Free untuk semua komputer workstation kampus dan Avira Antivir untuk komputer server kampus. Sedangkan komputer di rumah (kenetulan ada 2 komputer) menggunakan AVG Antivirus Free dan satunya mencoba kehandalan Active Virus Shield dari AOL untuk beberapa hari kedepan.

Dari hasil diatas saya harapkan anda bisa memilih mana yang terbaik bagi anda. Pesan saya, jangan gunakan produk antivirus bajakan karena banyak kasus pada teman-teman saya yang menggunakan antivirus versi komersial yang bajakan malah banyak terdapat malware, worm dan sejenisnya di komputernya saat saya coba hard drivenya di scan dengan AVG dan Avira Antivir. Kemungkinan hal ini memang disengaja oleh pembajaknya atau malah produsen antivirusnya memasang pengaman saat anda update database yang terhubung ke server mereka, malah anda download banyak malware, worm dan sejenisnya.

PCMAV Versus Ansav

Sebagai antivirus, PCMAV dan Ansav sepertinya yang paling menonjol dan banyak digunakan oleh pengguna-pengguna Windows di Indonesia. PCMAV lebih lahir dan dikenal lebih dahulu dibanding Ansav. PCMAV hadir dalam CD/DVD yang didistribusikan sebagai bagian Majalah PC Media setiap bulannya. Bagi yang tidak membeli/berlangganan Majalah PC Media, biasa memperoleh dari teman atau mendownload dari website atau blog pengguna/pemilik Majalah PC media, seperti yang saya sediakan juga. Untuk rilis update versi yang beredar, PC Media menginformasikan melalui blog pada virusindonesia.com dan menyediakan link untuk mendownload pake update tersebut.

Sedangkan Ansav dirilis dan didistribusikan melalui media internet, dari menggunakan fasilitas hosting gratis di Geocities, berikutnya didukung blog di WordPress.com, sampai mempunyai website dengan hosting sendiri seperti saat ini. Berbeda dengan PCMAV yang lahir dibawah naungan nama PC Media, Ansav dibuat oleh perorangan.

Apakah keduanya merasa saling bersaing? Saya tidak tahu, tapi seharusnya begitu, agar semakin mendorong pengembangan selanjutnya yang lebih baik, berguna dan mudah digunakan oleh penggunanya. Saya di sini tidak akan membandingkan keduanya dari segi program atau “fungsinya”, hanya sekedar iseng membandingkan kiprah keduanya dalam ranah internet.

Pertama adalah seberapa besar pengguna internet mencari keduanya. Di sini saya menggunakan kata kunci “PCMAV” dan “Ansav” dengan mengenyampingkan kata kunci lain yang mungkin banyak juga digunakan untuk mencari keduanya, misalnya “download pcmav” atau “download ansav”..

sekILas MenGENai ViruS”

MengEnai bERmacAM” VirUS kini adA VirUS Yang TrBaRu bErnaMA “LovE ChacHA” ..yg sANgat bERkhaSiat u/MengHiasi pRogrAM JahAT, Ia MemanFaaTKan poPULariTas BCL untk mEnarik KorBan,dia MEmASUlKAN DIrINYA SbAGaI fORmat JPEG.. vIRus INI mAMPU meNguBAH pROperTI Dari sYStem dan MengubAH TampiLAN FoldER OptIon. bIasanYA dia dPt mEndIsabLe bEbErapa fungsi wIndows sePerti Fungsi Run, Registry Editor, TasKManageR, cONTroL panEL, MaupUN FungSi yag LainNya….oLEH KarNA itU Hati” tERHadaP SgaLA mcAM BntUK VirUS….oK…”

vYe

allow…mEt gABunG YaCh diWorDPress’Qu

Heyyy..Teman”Qu mEt gABung yACh di WordPreSsQu ni…dan Jupa Lupa Tulis CommEnt yG MnuRut Qm tRBaik unTuk diTmpiLkan…